Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Dikenal sebagai tanaman yang tergolong ke dalam jenis sayur-sayuran, kangkung yang memiliki nama latin Ipomoea Aquatica merupakan adalah tanaman yang akan tumbuh subur ketika ditempatkan pada tempat yang banyak mengandung air. Dalam kehidupan sehari-hari, tanaman ini biasa diolah menjadi berbagai masakan, karena kandungan gizinya yang cukup banyak.

Beberapa kandungan gizi yang terdapat dalam kangkung adalah zat besi, vitamin A dan juga vitamin C. dengan banyaknya manfaat yang terkandung pada kangkung, tidak mengherankan jika banyak orang yang berusaha membudidayakan tanaman yang termasuk dalam keluarga Convolvulanceae ini di pekarangan rumah mereka.
Sayangnya, tidak semua orang memiliki lahan yang cukup untuk membudidayakan tanaman ini, sehingga menanam kangkung sistem hidroponik bisa menjadi solusi penjyelesainnya. Dengan menanam kangkung sistem hidroponik semacam ini, maka hal ini bisa dijadikan solusi bagi mereka yang gemar berkebun namun tidak memiliki lahan yang luas.
Selain itu, penerapan teknik menanam kangkung sistem hidroponik  semacam ini juga tidak membutuhkan uang yang banyak sehingga bisa diterapkan oleh siapa saja. Berikut cara menanam kangkung sistem hidroponik yang bisa anda terapkan di rumah.
Bahan
·    1 sachet benih kangkung
·    Keranjang bolong (“marang”)
·    Baskom
·    Pupuk A dan B untuk hidroponik sayur
Cara Penanaman
1.    Rendam benih pada air hangat atau air dingin dan buang benih yang terapung
2.    Buang airnya dan bungkus benih tersebut dengan kain lalu siram kain tersebut dengan sedikit air
3.    Simpan bungkusan isi benih kangkung tersebut pada tempat yang gelap sehingga benih akan cepat tumbuh menjadi kecambah
4.    Siapkan baskom dan campur nutrisi A dan nutrisi B dengan takaran 5 ml untuk setiap 1 liter air dan campur hingga rata
5.    Masukkan keranjang yang berlubang pada baskom dan pastikan tinggi air tidak melebihi batas keranjang bolong-bolong, hanya menempel saja
6.    Ketika benih telah pecah, anda bisa memindahkan benih yang ada pada bungkusan ke dalam keranjang berlubang tadi
7.    Setelah benih kangkung telah tumbuh, maka anda bisa melakukan perawatan dengan mengganti cairan nutrisi ketika dirasa sudah bau
8.    Lakukan penambahan nutrisi pada tanaman saat tanaman berumur 2 minggu dengan penambahan sebanyak 7-9 ml setiap liternya.
9.    Pastikan anda melakukan perawatan guna mendapatkan hasil yang memuaskan

Teknik tanam hidroponik merupakan salah satu pengembangan teknologi pertanian yang sangat mudah untuk dipraktekkan. Menanam kangkung sistem hidroponik adalah satu contoh penerapan sisitem hidroponik yang tidak membutuhkan lahan yang luas dengan bahan yang cukup sederhana.
Jika anda memilih menanam kangkung sistem hidroponik seperti ini, maka anda akan bisa memanen kangkung dengan hasil yang memuaskan ketika anda menanam kangkung sistem hidroponik dengan disertai perawatan yang benar.
Share on Google Plus